Jamatt!!! Arghhhh....

Heyya... udah lama, gila, ga posting. Kangen juga. Padahal kuliah libur, cuma sp doang tapi ga sempet posting. Siapa yang patut disalahkan??? Yak, pelaku utamanya adalah my sleep apparatus. Haha... yeah.... SALAHKAN MEREKA!!! Mereka penggoda!!! Bantal, guling, selimut, dkk-lah yang harus disalahkan. Wkwkwk --> ngeles.

Iye bener, lagi menabung ini ceritanya. Menabung bobo. Siap-siap buat masa-masa kuliah yang akan sangat menantang dan menguras waktu bobo buat nulis laporan dan ngerjain tugas. Praktikumnya ampe ada 3 seminggu. Sekali lagi ada 3 sodara-sodara. Kemaren aja praktikum cuma 2 sempet ga ngerjain laporan sekali gara-gara bablas ketiduran. Yak!!! Mari kita menggalakan bobo banyak demi masa depan yang cerah. --> apasih.

Well... hari minggu kemaren diawali dengan bangun di pagi hari jam 5 pagi. Meskipun gemeteran, dipaksain mandi. Pas keluar rumah, naujubilee... itu kabut tebel banget. Pantes aja dingin. Pergi ke gereja dengan mata yang masih pengen nutup lagi, sambil denger lagu paramore yang nge-rawk abis, biar saraf-saraf ga pada mogok kerja lagi haha (sebenernya ga ngaruh-ngaruh amat si).

Beberapa bulan lalu, sekitar bulan Februari, jas almamater sempet ilang. Awalnya dipinjem temen, dipindahtangankan, dan akhirnya tidak ditemui lagi keberadaannya. TKP-nya adalah PSBJ Unpad, pas acara CFD. Awalnya dikirain kebawa sama temen yang laen, ternyata setelah diselidiki, ga ada tuh jamat. Huhuuu...

Pertamanya sih nyantei aja, soalnya jarang dipake juga koq, sampe sekarang belom nemuin mahasiswa yang kuliah doang pake jamat. Hehehe... Tapi beberapa minggu yang lalu, ada penerimaan maba kan, nah, mulailah kelabakan nyari jamat. Tapi tetep juga ga ketemu. Akhirnya pinjem sama temen yang nonpanitia. Sebenernya ga enak minjem-minjem, tapi yah mo gimana lagi. Masa gapake jas almamater, jas lab gitu? -___-'

But today, horraiii... sekarang punya jamat lagi!!! BUkannya ketemu sih, tapi beli lagi, yah... meskipun mahal. Tapi jadinya nyaman, ga nyusahin orang lain. Pake pinjem2 segala. Terima kasih untuk botak yang sudah baik hati jadi kurir jamat =p. Tapi agak aneh juga belinya sekarang. Kepanitiaan udah beres, KKN masih lama. Heu... Tapi gapapa lah yang penting tenang. Hehe...

Semoga ga ilang lagi. Amien...

Fake Friends or What?


I couldn't believe this :'(

If you have never lost your close friends, and you don't know how it feels like, let me tell you then...

It was unbelieveable, it was felt like hearing a tremendous thunderbolt in the middle of hot summer.

The days after that day,  was dark and cloudy. Though I love cloudy day, but I hate cloudy heart. Although there's no rain, you'll feel wet.

There is no savory food at all. Even, when you feel hungry, you will hardly found things you wanna eat.

At school, even your friends tell you high quality jokes, your laugh won't last more than a quarter minute.

At home, even you parents buy something you've wanted for a long time, it makes no sense.

And if you laugh or smile for someone, all of those sometimes are fake smile and laugh.

You try to forget, but it pass your mind oftenly and umm... slowly. As slow as an old man jog in the morning.

If you wrap your body with your thick large blanket, the cold still crush your bone.

If you meet your old friend to relieve all the pain, it feels like meeting an unknown person and your effort doesn't make you feel better.

If you choose to sleep, to forget, then the pain will still occurs in your dream.

If you tell this to somenone, every words of it bites you...

Umm... I have never been broken hearted. But maybe it can compares, even more.

But I believe. As the philosopher says, "Time will heal." Slow, but sure. Forget the people who maybe has forgotten me first. Leave all the pain behind me. Look forward to the future. Until I can see myself better than who I am today.

I don't want to hate anyone. Just want to forget. Because, you, guys, last in my mind together with this pain.

I hope, someday, when I have relieved all. I can remember you again without the pain. Now, let our memories -our laughes, our songs, our jokes, our photos, our pathway, our place, and all about us- graved like a seed. And someday, when I have relieved this pain, I don't mind if our memories grow like a tree. No more seed under the ground.

Forgive me. All I've made...
Hope see you again in the next part of my memory...